Laman

Jumat, 27 Juli 2012

CARA BIKIN EFEK AIR SKECTH UP


[Sketchup] Creating Vray Water Material in Sketchup

For english version, you can refer to my tutorial Sketchucation or SVR Website.
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/idvn.jpg
Hai all.. dikarenakan banyak yang pada nanya, saya coba buatkan tutor tentang material water di SU, walaupun saya juga masih belajar2.. semoga bermanfaat
Download dulu file sketchup “water_ferry_start.skp” di link berikut.
http://www.4shared.com/file/6tq_tVdU/sce…ial-t.html
Saya pakai sketchup7 dengan vray 1.48. Bisa dipakai juga untuk sketchup 8 keatas. Dan satuan unit yang saya pakai adalah millimeter.
Setelah anda buka file nya, akan didapati tampilan seperti gambar berikut
[Image: 1-tampilan-awal.jpg]
Bila ada material yang hilang, saya sudah menyertakan didalam file zip yang anda download.
Klik pada “Option 1” scene untuk kita otak atik variasi water untuk option pertama. Di option ini, kita coba membuat material water tanpa menggunakan bitmap, hanya menggunakan noise pada bump.
Disini tidak saya jelaskan tentang render setting, melainkan khusus untuk water nya saja. Diluar ini, bisa ditanyakan lebih lanjut. Nah, apabia anda klik render di tombol “Render” vray, maka akan anda dapati gambar seperti berikut
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/2-render-awal-opt-1.jpg
Yang saya tandai itu adalah water yang akan kita otak atik. Select/pilih object water tersebut. Lalu anda buka window Material vray nya. Disana sudah terdapat 4 material yang telah terpakai untuk scene ini.
Kita buat material baru, caranya, klik kanan pada tulisan “Scenes Materials”, lalu “Create Material”, lalu pilih “V-ray Default Material”. Setelah itu, akan didapati material baru, klik kanan pada nama material baru ini, pilih “Rename Material” lalu isi dengan nama “water_option1” atau nama yang memudahkan anda mengingat. Disini ditujukan supaya kita lebih disiplin pada penamaan material sehingga nantinya akan memudahkan kita juga dalam bekerja menggunakan vray sketchup.
Di material option 1, anda ikuti langkah berikut
1. Ganti warna diffuse ke warna hitam pekat.
2. Ganti warna transparant ke warna putih (pure white 255,255,255) yang artinya benar-benar transparan.
3. Klik kanan pada nama material, lalu pilih “Create Layer” -> pilih “Refraction”
lihat gambar berikut
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/3-material-opt1.jpg
4. Di gambar berikut, kita rubah nilai IOR menjadi 1.33. tapi anda bisa bereksperimen sendiri dengan nilai tersebut. Nilai ini akan berpengaruh pada pembiasan tembus pandang water.
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/4-refract-layer.jpg
5. Lalu, ubah warna “Color” pada bagian Fog. Warna ini merupakan warna dari air. Anda bisa memilih warna biru muda atau hijau muda sesuai selera. Saat ini, kita coba masukkan warna RGB nya 238,255,255, biru muda yang muda banget.
6. Ubah “Color Multiplier” ke 0.05. nilai ini adalah nilai kepekatan dari warna air yang kita pilih di langkah kelima. Anda bisa bereksperimen sendiri nantinya.
7. Lalu, ubah nilai “Refraction Max Depth” secara default adalah -1, ubah menjadi 5. Settingan ini saya ambil dari settingan material vray di 3dsmax vray. Nilai nya bisa diantara 5 hingga 10.
8. Lalu, apply material tersebut ke object water kita di scene. (disarankan apply ke group dan juga face object didalam group supaya lebih meyakinkan).
hingga langkah ke 7 ini, bila anda render, maka seharusnya akan terlihat seperti gambar berikut
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/8-preview1.jpg
jika dilihat, material sudah hampir mendekati, tapi refleksi/pantulan air nya masih belum ada. Nah, langkah berikutnya ikutin saja.
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/9-reflect-layer.jpg
9. Klik kanan pada nama material water opt1, lalu “Create layer”, pilih “Reflection”.
10. Di tulisan “m” di gambar yang saya tandai nomer 10 itu, klik dan akan muncul window seperti gambar berikut
[Image: 10-fresnel-layer.jpg]
11. Dibagian kiri, di slider yang secara default adalah “None”, anda pilih “TexFresnel”, lalu ganti nilai IOR menjadi 1.33.
12. Ubah juga nilai “Refract IOR” menjadi 1.33. anda bisa bereksperimen dengan kedua nilai IOR tersebut antara 1.33 sampai 1.55. setelah itu klik “OK” dan window ini akan tertutup.
bila anda render, maka seharusnya
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/12-preview2.jpg
hingga tahap ini, refract dan reflect sudah bisa membuat water terlihat lebih real. Namun kita akan tambahkan lagi noise supaya water terlihat bergelombang.
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/13-bump-noise.jpg
13. Di material kita option1, lihat di bagian Maps, lalu centang kotak pilihan “”Bump”.
Lalu ganti nilai 1.0 itu menjadi 0.5. nilai ini adalah kekuatan naik turun bump secara vertical. Anda bisa bereksperimen sendiri. Semakin besar, maka riak akan semakin terangkat makin tinggi secara vertical.
lalu klik tanda “m”. di window baru, pilihan None, anda pilih “TexNoise”
[Image: 14-noise.jpg]
14. Di bagian “Size” anda ganti nilai default 1.0 menjadi 8.0. angka tersebut adalah besaran riak air secara horizontal. Semakin besar nilai nya, maka riak akan membesar pula. Ini cocok untuk air di kolam renang. Sedangkan untuk air di laut, anda bisa bereksperimen dengan size 12 sampai 15.
15. Finish. Dan coba render. Maka anda jumpai seperti gambar berikut.
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/15-option1-finish.jpg
Note: settingan diatas bisa saja berubah atau tidak sesuai apabila ada 1 langkah pun yang tidak sesuai. Untuk hasil lebih baik, dianjurkan anda bereksperimen sendiri untuk menemukan hasil yang lebih real.
————————————————————————–
OPTION kedua
Di option kedua ini, kita coba menggunakan bitmap. Coba ikuti langkah berikut.
16. Klik “Option 2” pada scene manager supaya layar berpindah ke object pool kedua. Disini, kita tidak perlu membuat lagi material option2 dari nol, kita bisa memakai material option1 tadi tapi kita duplikat supaya material option1 tidak hilang.
17. Buka window material vray. Klik kanan di material option1, pilih “Duplicate Material”, sehingga akan terbentuk material baru, rename material ini ke “water option2”. Di material ini, layer “Reflect” dan “Refract” tidak usah kita otak atik lagi, karena settingan nya masih sama. Apply material option2 ini ke water di scene2 di sketchup anda.
18. Di bagian Diffuse, klik tombol “m”, lalu dari pilihan “None”, pilih yang “TexBitmap”. Lihat gambar berikut.
[Image: 18-bitmap-diffuse.jpg]
19. Lalu di bagian File, klik tombol “…” dan pilih file dengan nama “option2-caustic-water.jpg” di folder zip yang anda download tadi. Lalu klik “OK”. Maka tombol yang tadi nya “m” akan berubah menjadi “M” yang artinya telah terisi layer bitmap.
20. Dikarenakan transparansi penuh, maka tampilan material JPG tadi tak terlihat pada object. Padahal kita perlu melihat seberapa besar pattern bitmap tersebut, cara nya mudah. Anda rubah warna putih pada Transparancy yang ada di rollout Diffuse menjadi hitam. Maka pattern bitmap akan terlihat, lalu atur besaran nya seperti gambar berikut.
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/20-tampilan-pattern-bitmap.jpg
21. Bila sudah sekiranya pas, jangan lupa kembalikan lagi warna transparency hitam yang ada di Diffuse ke warna putih, supaya kembali transparan.
22. Lalu, di bagian bump, klik tombol “M”, ganti pilihan nya ke “TexBitmap” dan masukkan file yang sama seperti bitmap diffuse, yaitu “option2-caustic-water.jpg”. lalu klik “OK” untuk kembali ke window material utama. Lalu anda bisa bereksperimen dengan nilai 0.5 yang ada di bump tadi.
23. Bila dirender, hasil nya seperti berikut.
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/23-option2-finish.jpg
option2 menggunakan bitmap ini dapat menghasilkan riak air yang random sesuai bentuk yang ada di bitmap yang kita pakai. Tidak monoton seperti di option1.
———————————————————————-
OPTION KETIGA
24. Nah, option ketiga, sebenarnya sama langkah nya seperti option2, namun saya tambahkan displacement. Caranya, klik “Option 3” untuk ganti ke scene ketiga. Lalu buka window material vray, duplicate material opt2 tadi supaya terbentuk material baru, rename menjadi “material option3” dan apply ke object water di scene ketiga.
25. Di bagian Diffuse, klik “M” dan di bagian File, ubah ke file “custom-water-ferry-opt3.jpg”. lalu OK.
26. Untuk melihat pattern bitmap, ganti warna diffuse putih menjadi hitam, lalu atur sedemikian rupa sehingga letak pattern seperti pada gambar berikut.
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/26-pattern-opt3.jpg
setelah itu, kembalikan warna diffuse hitam tadi menjadi putih.
27. Lalu, di bagian Bump, masukkan value “0.8”, lalu klik “M” lalu pilih bitmap pattern yang sama, yaitu “custom-water-ferry-opt3.jpg” lalu klik OK.
28. Lalu, di bagian Displacement, centang kotak pilihan displacement, lalu masukkan value nya 0.15. Lalu klik “m” dan pilih “TexNoise”, dan di bagian “Size” masukkan angka 8. Lalu “OK”. Dan bila dirender, akan terlihat seperti gambar berikut
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/28-option3-finish.jpg
Sekian dari saya, apabila ada kekeliruan, mohon pencerahan dari para pakar.
Settingan ini juga yang saya pakai untuk gambar saya yang ini.
http://i200.photobucket.com/albums/aa154/teknikarsitek/Tutorial/vray-water/6final.jpg
Semoga bisa membantu. Dan terima kasih.

Senin, 25 Juni 2012


Perkembangan dunia Arsitektur tidak luput dari kecanggihan teknologi, dan salah satu bidang yang membantu memperlancar proyek Konstruksi di Dunia adalah Software. Ada beberapa Software yang sering digunakan dalam Dunia konstruksi di Dunia termasuk di Indonesia. Dan berikut ini adalah 12 Jenis Software yang sering digunakan dalam Dunia Arsitektur dan Konstruksi di Indonesia.

1. AutoCad

AutoCAD adalah perangkat lunak komputer CAD untuk menggambar 2 dimensi dan 3 dimensi yang dikembangkan oleh Autodesk. Keluarga produk AutoCAD, secara keseluruhan, adalah software CAD yang paling banyak digunakan di dunia. AutoCAD digunakan oleh insinyur sipilland developers,arsitekinsinyur mesin, desainer interior dan lain-lain.
Format data asli AutoCAD, DWG, dan yang lebih tidak populer, Format data yang bisa dipertukarkan (interchange file format) DXF, secara de facto menjadi standard data CAD. Akhir-akhir ini AutoCAD sudah mendukung DWF, sebuah format yang diterbitkan dan dipromosikan oleh Autodesk untuk mempublikasikan data CAD.
AutoCAD saat ini hanya berjalan disistem operasi Microsoft. Versi untuk Unix dan Macintosh sempat dikeluarkan tahun 1980-an dan 1990-an, tetapi kemudian tidak dilanjutkan. AutoCAD masih bisa berjalan di emulator seperti Virtual PC atau Wine.
AutoCAD dan AutoCAD LT tersedia dalam bahasa Inggris, Jerman, Perancis, Italia, Spanyol, Jepang, Korea, Tionghoa Sederhana, Tionghoa Tradisional, Rusia, Ceko, Polandia, Hongaria, Brasil, Portugis, Denmark, Belanda, Swedia, Finlandia, Norwegia dan Vietnam.

2. 3d Studio Max

3d Studio max atau sering disebut dengan 3dmax, merupakan produk lain dari Autodesk yang banyak digunakan di Seluruh Dunia. Produk ini sering digunakan sebagai software animasi baik animasi Aristektur maupun grafis seperti animasi film. Software ini Sanfat Familiar di Indonesia dan penggunanya pun relatif banyak mulai dari profesional Arsitek hinggadesainer Grafis.
Efek animasi dalam software ini relatif banyak sehingga mempermudah pembuatan animasi baik animasi foto maupun animasi bergerak seperti Video promosi dalam bidang properti, film dan periklanan.

3. 3d Studio Maya


3d Studio maya hampir sama dengan 3d studio max, yang membedakan hanyalah fasilitas di dalamnya, jika 3d max masih lebih kearah Arsitektural Desain, tapi 3d Studio Max lebih banyak di gunakan sebagai software animasi.  untuk fasilitas dalam 3d studio maya tidak sebanyak dalam 3d max, Namun dia lebih unggul dalam hal animasi yang memiliki banyak vertex seperti membuat model tubuh dan lain-lain.


4. Revit Architecture

Salah satu produk lainnya dari Autodesk adalah RevitRevitterdiri dari beberapa jenis diantaranya Revit Architecture danRevit Structure. Produk Autodesk yang satu ini dapat dikatakan sebagai produk gabungan dari AutoCad dan 3dMax, karena Produk ini bisa membuat tampilan 2D dan 3D secara bersamaan. dengan fasilitas gabungan tersebut, maka Revit memiliki tingkat kecepatan dalam kinerja lebih tinggi dari yang lainnya, Namun untuk masalah Detailling tergantung dari pemakai. untuk rendering dalam revit tidak terlalu bagus, sehigga kebanyakan dari mereka (pengguna) selalu meng-eksport hasil produk 3D revit tersebut kedalam 3d  max untuk menghasilkan produk animasi yang baik.




5. ArchiCad

Produk ini memiliki kesamaan sistem dengan revit. namun untuk masalah rendering sistem masih jauh berbeda dengan revit. Produk unggulan Graphisoft ini banyak digunakan dibeberapa Konsultan di Indonesia, karena dari segi dimensional telah sesuai dengan standar dimensi di Indonesia, sehingga mereka lebih memilih produk ini dibandingkan revit yang belum memuliki fasilitas dimensional dalam Negeri.






6. Google SketchUp

Google pun tak kalah produktif dari beberapa perusahaan di atas, Produk yang satu ini menjadi primadona baru dalam dunia Arsitektur di dunia, karena kemudahan penggunaan dan fasilitas yang diberikan sangat banyak, dari mulai akses langsung kegoogle maps hingga kita bisa mengambil foto view lokasi langsung secara online dengan menggunakan satelite, Namun fasilitas tersebut masih terbatas di wilayah eropa. Google SkethUp memiliki fasilitas Gudang Gambar 3d atau sering disebut 3d Warehouse yang menyediakan beberapa Library desain 3D yang berasal dari pengguna Google sketchUp lain di seluruh dunia dan dapat di download secara langsung pada fasilitas component google.

7. Chief Architect

Produk ini memang tidak begitu terkenal di Indonesia, Namun dari segi kemudahan dalam penggunaannya bisa di katakan relatif mudah, Namun hasil rendering masih kurang baik dibandingkan produk autodesk. keunggulan produk ini adalah dalam penggunaannya yang lebih simple dan tidak banyak perintah yang harus dimasukan, dan fasilitas librarynya lumayan banyak.






8. Artlantis Studio

Artlantis Studio, program 3D architectural designini hampir menyerupai google sketchUp, Namun lebih unggul dari masalah rendering environtment, JikaSketchUp harus menggunakan plugins rendering vray untuk menghasilkan rendering yang baik. tapi untuk produk ini tidak harus menggunakan plugins, karena Artlantis sendiri merupakan software modeling sekaligus rendering.




9. Rhinoceros

Produk Modelling 3D ini sering digunakan oleh perusahaanArsitektur terkenal di Dunia terutama untuk membuat desainbangunan yang unik-unik, seperti Bangunan karya Zaha Hadid. Kabarnya produk ini selalu aktif digunakan pada perusahaan Konsultan Zaha Hadid sebagai software modelling 3D.






10.Tekla

Software Tekla merupakan revolusi baru dalam bidang rekayasa struktur yang memiliki beberapa keunggulan dibanding program aplikasi lainnya,  Keunggulan  Software Tekla antara lain yaitu terintegrasinya kegiatan pemodelan,  analisis dan desain struktur dengan detailing yang lebih detail,  bill quantity,  sequence pekerjaan sampai dengan kegiatan schedullling  bahkan dapat digabungkan dengan software lainnya seperti perencanaan produksi,  sumber daya,  sistem otomatisasi mesin,  dsb.   Sehingga kegiatan AEC (architect,engineering, construction) terintegrasi dalam satu pemodelan yang dapat diakses secara real time.
Dalam aplikasinya tentunya hal tersebut sangat menghemat biaya, waktu dan sumber daya manusia.  Proyek konstruksi fantastis menara Burj Dubai, yang memiliki ketinggian hampir satu kilometer (900 m) merupakan menara tertinggi didunia.   Penggunaan aplikasi Software Tekla pada proyek tersebut telah membuktikan kemampuannya  dalam hal pemenuhan kebutuhan tidak hanya pada kegiatan Planning and Design akan tetapi juga pada kegiatan construction, erection,  project  management  serta kegiatan operational and maintenance.

11. AsileFX LWCAD

AsileFX LWCAD adalah aplikasi yang digunakan untuk mendalami bidang arsitektur. AsileFX LWCAD mempunyai toolset untuk membangun apartemen dan gedung-gedung, bangunan mulai dari lantai dasar sampai dengan ruangan-ruangan di dalamnya dengan mudah. Intinya adalah program software ini amat dibutuhkan oleh arsitek yang ingin belajar arsitektur melalui program arsitektur 3Ddengan tool-tool yang sangat lengkap.
Selain itu, AsileFX LWCAD dilengkapi dengan pengajaran-pengajaran kelas dunia dalam satu paket. Jadi dengan software dan tutorial tersebut kita tidak menjadi buta dan diberikan hanya teori, tapi ada studi bagus dari ahli arsitektur kelas dunia yang dibawakan oleh Nicholas Pellegrino. Kamu dapat merancang dari kamar ke kamar, ruangan per ruangan, tingkat per tingkat sampai dengan secara keseluruhannya.


12. Lumion3d

Lumion adalah alat visualisasi untuk real-time membuat film 3D dan masih gambar awal, arsitektur dan desain. Anda juga dapat memberikan animasi. Lumion menawarkan grafis yang sangat baik dikombinasikan dengan alur kerja cepat dan efisien, menghemat waktu, tenaga dan uang.
Lumion set up adegan menggunakan antarmuka berbasis GPUdan penuh 3D real-time editing. Ini menyediakan untuk penciptaan lansekap, pengaturan siang hari, matahari, langit, awan dan air. Rendering sangat optimal membuat menambahkan ton konten untuk adegan se 3D mungkin.

Jumat, 01 Juni 2012

CARA BIKIN KONTUR SKETCH UP


CARA BIKIN KONTUR SKETCH UP

Pertama-tama pastikan punya sketch up. Klo gak punya ya aku gak jamin jadi lohhh...
Kemudian ikuti lankah berikut ini......
STEP1
Pertama kita import file cad yang ada.

STEP2
Kemudian blok konturnya saja seperti gambar.

STEP3
Setelah di blok, pilih draw>sandbox>from contour> ok

STEP4
Tunggu aja mungkin gak lama yaa... Ntar jadi kayak gambar di atas nih...


5
Nah biar indah Kita warna ama Vegetation, biar mata kita gak sepet liatnya.
Nah GAMPANGKANNNNN......................
APA MASIH KESULITAN......???????


Rabu, 02 Mei 2012

permuk fisi.pdf - 1.3 MB http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&ved=0CB8QFjAA&url=http%3A%2F%2Frepository.unhas.ac.id%2Fbitstream%2Fhandle%2F123456789%2F761%2Ftinjauan%2520pustaka.docx%3Fsequence%3D2&ei=OvyhT_nMG8isrAe_suC8Bw&usg=AFQjCNE6RrKzR7TZh8sxjdu4PSega-R2uw&sig2=T5tw6PhMNpjuL9QFVvul8w
Kampung_Naga_Bentuk_kearifan_permukiman_berkelanjutan.pdf - 1.9 MB http://file.upi.edu/Direktori/FPTK/JUR._PEND._TEKNIK_ARSITEKTUR/196609301997032-SRI_HANDAYANI/Kampung_Naga_Bentuk_kearifan_permukiman_berkelanjutan.pdf

Minggu, 01 April 2012


Serba serbi batu alam

Setelah  dua bulan tidak menulis artikel karena kesibukan akhirnya jadi juga artikel ini. Pas ada klient yang minta di desain kan bangunan dengan aksen batu alam. Sekalian buat referensi kan.
Penggunaan batu alam dalam bangunan memang  trend nya selalu naik. Para penjual batu alam pun semakin banyak dan ada hampir di setiap kawasan.  Penampilan gaya alamnya yang menarik  dan kesan nya yang adem untuk daerah tropis menjadi daya tarik utama batu alam.
Harga batu alam memang lebih mahal dari cat pelapis dinding yang paling mahal. Tergantung jenisnya harga antara Rp. 60.000 – diatas  100.000/ m2 nya. Tapi jangan kuatir kita tidak harus melapisi semua dinding dengan batu alam kan. Jika dana memang pas-pasan pakai saja sebagai aksen untuk memberikan kesan alami pada rumah anda.
Batu alam biasanya di jual di penjual tanaman atau pembuat taman. Karena kebanyakan orang memakai batu alam sebagai jalan setapak atau pelapis dinding di taman ataupun kolam. Tapi penggunaannya juga tidak terbatas itu saja, bisa juga untuk pelapis dinding pagar, tembok rumah atau lantai dinding interior.
Jenisnya pun banyak sekali, sampai bingung mau memilih yang mana.  Warna dan bentuknya pun bermacam-macam. Secara garis besar dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu batuan yaitu batu keras dan batu lunak. Saya akan membahasnya satu persatu.

Batu keras

Batu jenis ini usianya lebih tua sehingga mempunyai tingkat kepadatan yang tinggi dan porositasnya rendah. Jenis batuan ini sangat kuat dan keras.  Batu Andesit, batu sabak, marmer dan granit termasuk dalam kelompok ini.
andesit-daerah-copyBatu andesit berbentuk lempengan  yang ada di pasaran tersedia dalam berbagai ukuran. Umumnya antara 5 cm x 20 cm, sampai 20 cm x 40 cm dan mempunyai ketebalan umumnya 3-4 cm.Jenis dan warnanya ada beberapa pilihan yang biasanya dinamai sesuai nama daerah asalnya. Misalnya andesit cibereum, andesit cipanca, andesit gunung haur ataupun andesit cilimus. Masing masing mempunyai karakteristik dan keunikannya sendiri.
batu-andesit-alurSelain itu motif alurnya pun sekarang lebih beragam. Dari alur lurus, alur cacing, belah ketupat, diagonal dan Napoli.  Belum lagi type pemasangannya  ada yang dengan pola seperti batu bata dinding, susun sirih, kotak-kotak bujur sangkar, pemasangan maju mundur, dan sebagainya.
Wah baru batu andesit aja pilihannya sudah sangat banyak. Bayangkan variasi yang bisa anda dapatkan dari batuan lainnya. Semua tergantung kreatifitas anda.
Batu sabak atau slate stone di pasaran lebih sering dikenal sebagai batu kali. Selain sangat kuat untuk pondasi, jenis batuan ini juga dapat dibelah menjadi lempengan tipis untuk pelapis dinding maupun lantai. Karena bentuknya yang tidak teratur membutuhkan tukang yang ahli dalam pemasangannya.
batu-sabak-jenis
Jenis dan warnanya juga dinamai sesuai nama asalnya. Yang popular diantaranya sabak hitam tasik, pekalongan dan garut. Batu purwakarta dan batu banjar warnanya lebih coklat.
Batu marmer dan granit juga tersedia banyak dipasaran. Jenis dan warnanya biasanya dinamai sesuai daerah asalnya. Seperti marmer kuning  tulungagung, marmer abu  bandung, marmer putih ujung pandang atau marmer merah rosso malang.
Biasanya batuan marmer ini dijual lempengan dalam 4 bentuk yaitu marmo ( permukaan gelombang), bakaran (permukaan dibakar), keprik ( bermuka gerigi) dan Napoli( geriginya lebih besar.

Batu lunak

Jenis batu ini usianya lebih muda sehingga mempunyai tingkat kepadatan yang lebih rendah dengan porositas tinggi. Ini menyebabkan jenis batuan ini lebih lunak. Jenis sandstone, limestone dan batu candi termasubatu-lunak1k kategori batu lunak.
Batu pasir atau sandstone berasal dari endapan butiran pasir yang mengalami perubahan selama bertahun tahun.  Karakteristiknya lunak dan mudah dipahat. Di pasaran yang paling popular adalah batu alam palimaman yang berwarna cream, putih dan gold, baligreen dan batu breksi.
Batu gamping atau limestone berasal dari kapur yang mengeras. Contoh yang paling populer adalah batu paras.
batu-candi-pagar1Batu canditerbentuk dari pendinginan lava yang keluar saat gunung meletus. Memiliki pori-pori yang besar dan berwarna gelap. Di pasaran dijual dalam bentuk lempengan. Sifat batu ini sangat mudah menyerap air. . Ukuran yang tersedia: 10 cm x 20 cm, 15 cm x 30 cm, dan 20 cm x 20 cm. Tersedia pula ukuran lebih besar, berkisar antara 20 cm x 30 cm, 20 cm x 40 cm, dan 40 cm x 40 cm. Jenis yang poluler adalah Borobudur lava… nama ini mungkin terinspirasi candi-candi jaman dulu yang memang memakai batu jenis ini.
Batu alam lainnya yang sering dipakai untuk aplikasi interior dan eksterior adalah batu kerikil dan batu koral. Ada yang dijual dalam bentuk tile mozaik dan kemasan kiloan. Bentuknya unik cenderung bulat dan pipih. Jenis batuan ini sering dipakai untuk mempercantik lantai carport, teras, kolam dan tampilan taman. Bahkan ada juga yang dipakai untuk interior.
gavel1Warnamya ada beberapa macam. Kerikil alor dan Bengkulu berwarna hitam. Batu koral sukabumi berwarna abu abu. Kerikil  timor dan ambon berwarna putih. Ada juga yang berwarna pink, hijau dan merah hati.
Apapun batu alam yang menjadi pilihan anda jangan remehkan proses pemasangan dan perawatannya. Jangan ragu untuk bertanya pada penjual  karena karakteristik batu memungkinkan adanya perbedaan perlakuan..
Oke deh…. Selamat berkreasi…..

Pengetahuan dasar mengenai Jenis Keramik, kelebihan dan kekurangannya.

Mungkin anda pernah pergi ke toko keramik dan melihat begitu banyak macam keramik dari desain dan harganya. Bingung mo pilih yang mana? jenis-keramikSaya akan membantu anda dengan memberikan sedikit pengetahuan seputar keramik. Lantai keramik berbahan dasar tanah liat dan zat aditif lainnya dibentuk dan dibakar pada temperature tinggi sehingga menghasilkan body yang keras dan getas. Ada beberapa klasifikasi untuk membedakan jenis keramik, diantaranya adalah sebagai berikut :

Tipe Keramik

Pada dasarnya hanya ada 2 jenis keramik yaitu :
  1. Keramik yang mempunyai lapisan glazur ( glazed )
Ini adalah jenis keramik yang paling banyak di pasaran untuk aplikasi lantai maupun dinding. Lapisan glazur di aplikasikan dengan temperature tinggi sehingga menyatu dengan badan keramik. Lapisan ini lah yang membuat motif desain dan tekstur keramik. Lapisan glazur membuat keramik tahan air, tahan api dan mudah dibersihkan karena sangat padat dan tidak berpori. Merk-merk terkenal dari jenis ini adalah Roman, Platinum, Kia, Mulia,Ikad, Asia tile dll.
  1. Keramik homogenious tanpa lapisan glazur ( unglazed )
Jenis keramik ini sekarang semakin trend dengan bermacam macam desain. Tidak ada lapisan apapun yang di aplikasikan pada keramik. Pencampuran bahan utama dan motif keramik dilakukan sejak awal sebelum pembentukan body sehingga ada kesatuan warna antara bagian permukaan dan belakang. Permukaan keramik mengkilat dengan cara di polish. Keramik jenis ini biasanya lebih tebal, keras dan lebih tinggi kekuatannya dari pada glazed ceramic. Cocok untuk tempat-tempat yang trafficknya tinggi. Merk-merk terkenal dari jenis ini adalah Ezzensa, Granito, Niro, impero dll.

Kerapatan keramik dan penyerapan air

Dua faktor ini saling berhubungan erat. Biasanya kerapatan keramik berbanding lurus dengan temperature pembakaran. Semakin tinggi kerapatannya semakin kecil air yang dapat diserap oleh keramik. Ini mementukan fungsi keramik dalam aplikasi desain.

  • Keramik yang menyerap air lebih dari 7 % hanya untuk penggunaan di dalam ruangan dan tidak tahan dengan perubahan cuaca.
  • Keramik yang menyerap air antara 3 – 7 % hanya untuk  penggunaan di dalam ruangan dan lebih tahan terhadap perubahan cuaca.
  • Keramik yang menyerap air antara 0.5 – 3 % dapat digunakan di dalam maupun luar ruangan  namun tidak tahan terhadap terik matahari dan hujan secara langsung.
  • Keramik yang menyerap air kurang dari 0.5 % merupakan jenis yang paling tahan terhadap terpaan sinar matahari dan hujan secara langsung. Sangat cocok untuk aplikasi exterior.

Proses produksi

Ada  dua metode proses produksi yang paling umum :
  1. Bicottura yang artinya adalah pembakaran ganda. Pembakaran pertama untuk body keramik dan kedua setelah penambahan lapisan glazur. Proses ini tentunya memakan biaya yang lebih mahal dari yang lain. Body yang dihasilkan pun lebih lembek dan kekuatannya lebih kecil dari monocottura. Proses ini sekarang hanya dipakai untuk pembuatan keramik dinding.
  2. Monocottura yang artinya hanya satu kali pembakaran. Proses pembentukan, pemberian lapisan glazur dan pembakaran hanya dilakukan satu kali. Produksi pun lebih cepat denga biaya yang lebih ringan. Keramik yang dihasilkan juga lebih kuat dan tahan lama. Ini dipakai untuk pembuatan keramik lantai.

Warna Body keramik.

Banyak distributor dan konsumen yang beranggapan bahwa body keramik yang berwarna putih lebih baik dari yang berwarnya merah, tapi ini ternyata tidak sepenuhnya benar. Kualitas keramik lebih tergantung pada proses produksi, kerapatan keramik dan kekuatan tekan dari pada warna body.  Warna hanya menunjukan warna bahan baku tanah liat yang dipakai saja.

Keseragaman warna dan ukuran

Di Indonesia terkenal istilah KW 1, KW2, KW3 yang sebenarnya mengacu pada  ketepatan ukuran keramik dan keseragaman warna . Perbedaan ini bisa terjadi karena proses produksi dan pembakaran. Pihak produsen akan mengelompokaan perbedaan ini pada proses quality control dan packing.
Tentunya mereka mempunyai batasan kelayakan juga untuk mereject barang. KW 1 merupakan kualitas yang terbaik. Sudut-sudut keramik benar-benar siku dan perbedaan ukuran antar keramik kurang dari 1 mm.  Ini menyebabkan lebar nat dapat sangat tipis dan lantai keramik pun akan terlihat rapi. Sebenarnya walaupun ukuran keramik tertera di dalam box adalah 40 x 40 cm, tetapi ukuran actual biasanya sekitar 39,7 – 39,8 mm.
Warna nya pun hampir persis sama. Tapi tetap harus cek kode produksi di dalam box. Kode produksi yang berbeda mungkin akan menghasilkan warna yang sedikit berbeda. KW2 merupakan kualitas yang kedua. Sudut-sudut keramik tidak benar benar presisi. Ukuran pun bisa selisih sampai 2 mm karena sisi keramik yang agak melengkung. Pemakaian nat pada KW 2 ini lebih besar dari KW 1 walaupun dari segi warna masih relative seragam KW3 merupakan kualitas terakhir yang dapat dipasarkan oleh produsen. Selisih ukuran bisa mencapai 3 mm atau lebih. Sisi keramik juga banyak yang menggelembung menyebabkan pemakaian nat akan menjadi lebih besar.
Warna keramik kadang kadang agak berbeda sedikit. Maka musti hati hati dalam proses instalasi. Perbedaan dalam KW tidak berhubungan dengan kuat tekan dan daya absorbsi keramik melainkan hanya dalam ukuran dan keseragaman warna.

Pemukaan keramik

Ada beberapa jenis permukaan keramik baik yang memakai lapisan glazur ataupun tidak.
Mengkilat dan licin. Biasa dipakai untuk keramik dinding ataupun keramik lantai dalam ruangan. Tidak cocok untuk lantai yang sering terkena air atau area servis dengan loading yang tinggi karena biasanya tidak tahan goresan.
Doff / Matte. Cocok untuk berbagai macam aplikasi hanya tidak licin dan mengkilat. Biasa dipakai di rumah dengan desain minimalis. Lebih tahan terhadap goresan.
Bertekstur kasar. Cocok dipakai untuk lantai kamar mandi, carport atau ruang terbuka yang sering terkena panas dan hujan. Jenis keramik ini tidak licin walaupun terkena air.
Cutting edge. Permukaan keramik yang sangat siku pada keempat sisinya. Keramik jenis ini dipotong setelah proses pembakaran. Hampir semua homogenius tile memakai system ini sehingga nat yang dipakai bisa sangat tipis. Namun kini produsen keramik berglazur seperti roman dan platinum juga mengembangkan keramik cutting edge.  Dari segi harga pasti lebih mahal dari pada keramik yang bukan cutting.

Jenis material lantai kayu, kelebihan dan kekurangannya

lantai-kayu-copyLantai dapat membuat perubahan besar pada suasana tempat tinggal anda. Itu sebabnya untuk sebagian orang lantai kayu masih menjadi favorit.  Kesan estetika  dan kehangatannya yang ditinggalkannya tidak dapat digantikan oleh material lantai yang lain. Jenis dan motifnya yang sangat beragam memungkinkan lantai kayu dipakai dalam berbagai gaya rancangan dari klasik hingga modern kontemporer. Teknologi pembuatannya pun sudah lebih modern sehingga memudahkan dalam pemasangan dan pemeliharaannya.


Sebelum menentukan dan membeli lantai kayu pilihan anda, saya ingin menyampaikan informasi yang akan berguna dalam memilih lantai kayu yang anda inginkan. Karena kayu yang berbeda mempunyai karakterisik serat dan warna yang berbeda pula. Anda juga akan menemukan beragam kualitas dengan harga yang berbeda-beda sesuai dengan budget anda.
Pada dasarnya ada tiga pilihan lantai kayu :
  • Lantai kayu solid ( solid wood floor )
  • Lantai kayu dengan teknologi layer ( engineer/veneer wood floor )
  • Lantai kayu laminasi ( laminate wood floor )
Apakah kayu solid asli yang terbaik untuk lantai rumah anda?
Kayu solid jarang dipakai di Indonesia karena sangat rentan dengan kelembaban dan  perubahan cuaca. Bentuknya berupa kayu utuh seperti lembaran papan dengan ukuran tertentu. Yang paling banyak beredar di pasaran adalah kayu jati.
lantai-kayu-solid-copyKelebihan jenis lantai kayu ini adalah keasliannya dan keindahannya. Kesannya hangat dan natural. Jika sudah kelihatan kusam dapat difinish ulang sehingga seperti baru lagi. Kualitas kayu dan proses pengeringannya menentukan ketahanan kayu ini. Banyak rumah kuno berlantai kayu solid yang masih terlihat sangat bagus.
Kekurangannya tentunya bersumber dari karakteristik kayu itu sendiri. Muai susut kayu terhadap kelembaban dan perubahan suhu menyebabkan ukuran lantai kayu ini sangat terbatas. Lebarnya tidak boleh lebih dari 15 cm dan tebalnya tidak lebih dari 2 cm. Untuk panjang masih bisa bervariasi. Pemasangannya pun membutuhkan professional dan finishing karena kebanyakan lantai kayu solid dijual unfinished.
Lantai kayu solid juga rawan terhadap goresan, api dan keretakan. Perlu juga diberi peredam supaya tidak brisik. Dan musuh utamanya adalah air. Cepat keringkan lantai jika terkena air atau cairan lain.
Lantai kayu tetap asli walaupun bentuknya tidak solid.
Anda masih bisa mendapatkan tampilan kayu asli dengan meminimalisir kekurangan lantai kayu solid dengan memakai lantai kayu system layer (engineer wood floor). Jenis lantai ini menyusun lapisan kayu secara bersilangan untuk membuat kestabilan bahan terhadap muai dan susut. Biasanya terdiri dari 2 -3 lapisan atau lebih yang di press dengan suhu dan tekanan yang tinggi. Lapisan atau layer paling atas adalah lapisan tipis kayu asli (venner). Sedangkan lapisan bawahnya bisa berupa plywood atau HDF(high density fibreboard). Sehingga anda tidak perlu kuatir karena efek dan tampilannya benar benar seperti kayu solid asli.
Tidak semua jenis engineer wood floor bisa di refinish tergantung ketebalan lapisan veneernya. Untuk lapisan venner yang tebal ( sekitar 6 mm) dapat dilakukan 2 – 3 kali refinish. Tapi jangan kuatir kebanyakan jenis lantai kayu ini di coating sehingga lapisan atasnya bisa bertahan sangat lama. Beberapa produsen bahkan bisa memberikan garansi hingga 25 tahun.
Cara pemasangan pun mudah. Dapat di lem ke lantai ataupun diletakkan begitu saja. Dapat langsung dipasang pada lantai keramik atau lantai jenis lain untuk merubah tampilan rumah anda dengan cepat. Jenis lantai ini ada yang sudah di finished maupun yang unfinished. Merk yang terkenal seperti Teka, Pazero ataupun Benwood.
Harga tergantung kualitas veneer, ketebalan veneer dan kualitas layer dibawahnya. Rata2 masih setara dengan lantai kayu solid atau malah lebih mahal. Kisaran harga  per m2 terpasang mulai dari Rp. 300.000 – diatas 1 juta. Dapat di chek di www.lantekayu.com dam www.sarijati.com
Lantai kayu imitasi, tapi tampilannya seperti asli.
laminate-flooringSesuatu yang palsu tidak selalu jelek. Mungkin ini malah menjadi solusi untuk rumah anda. Yang pasti harganya lebih murah dari lantai kayu solid ataupun lantai kayu dengan system layer. Soal ketahanan dan kekuatannya ga kalah dengan engineer wood floor. Kualitas yang baik bisa menahan beban sampai 800 kg. Bahkan jenis laminasi ini lebih tahan terhadap air, api dan goresan.
Lapisan atas merupakan hasil cetakan menyerupai serat kayu ydang dilapisi oleh plastic coating. Sedangkan lapisan intinya berupa HDF ( High density Fibreboard) atau MDF(Medium density fibreboard). Perhatikan baik-baik ketika memilih. Pemakaian HPL (high pressure laminate) tentu lebih baik dari pada DPL ( direct pressure laminate) dan laposan dengan HDF tentu juga lebih baik dari pada MDF.
Pemasangannya sangat mudah sehingga bisa dilakukan sendiri untuk ruangan yang kecil. Beberapa jenis memakai locking system sehingga tidak memerlukan lem. Bahkan jenis lantai kayu laminasi ini dapat dengan mudah dibongkar pasang. Biasanya tersedia dengan ukuran sedikit lebih lebar dari pada jenis lantai kayu lainnya.
Merk lantai laminasi sangat banyak dipasaran dan kebanyakan masih impor. Beberapa diantaranya adalah Armtrong, Teka atau Asia Décor. Produk dari cina bahkan lebih murah. Kisaran harga antara Rp.200 rb – 400rb / m2 terpasang.
Lantai laminasi berkualitas biasanya bergaransi 20 – 25 tahun. Tetapi tidak seperti lantai kayu asli, jenis lantai ini tidak dapat direfinish. Tapi jika hanya terjadi kerusakan pada beberapa potong lantai dapat dengan mudah diganti.
Apakah lantai bambu termasuk lantai kayu?
lantai-bambu-copyBambu memang bukan termasuk jenis kayu kayuan. Pohonnya sendiri merupakan jenis rumput atau perdu. Tapi karakteristik bamboo hampir menyerupai kayu sehingga penggunaannya dalam konstruksi pun menyerupai penggunaan kayu.
Lantai bamboo biasanya dijual dalam bentuk engineer dan bukan solid. Motif  serat dan warna sangat eksotis sehingga penggemarnya semakin banyak. Namu produsen lantai bamboo tidak sebanyak lantai kayu. Merk yang paling terkenal adalah Teragren. Harganya pun kira kira setara bahkan lebih mahal dari pada engineer wood flooring karena produk ini kebanyakan masih impor. Produk impor dari cina yang banyak dipasarkan di Indonesia oleh TEKA wood floor dan beberapa distributor lantai kayu lebih murah harganya. Kisaran harga antara Rp. 300rb – 1jtan / m2.
Bambu tumbuh dan matang hanya dalam beberapa tahun sehingga lebih ramah lingkungan dari pada kayu yang membutuhkan waktu puluhan sampai ratusan tahun sebelum dapat di tebang.
Dari semua pilihan diatas anda dapat memilih sesuai dengan selera dan budget anda. Motif serat kayu dan warna sangat beragam. Dari yang berwarna terang hingga gelap. Dari yang seratnya sangat jelas hingga samar-samar. Semua tergantung dari kesan yang ingin anda capai dalam interior rumah anda.